Sebagai destiansi paling popular di Indonesia, Bali memiliki resor terbaik di dunia berpadu dengan pantai menawan dan kehidupan malam yang meriah. Majalah Travel and Leisure memilih Bali sebagai World's Best Island tahun 2009, sementara Lonely Planet's memilih Bali sebagai peringkat kedua Best of Travel 2010.
Bali dikenal dengan sebutan Pulau Dewata, pulau seribu pura, atau pulau surga. Keindahan alam luar biasa, seperti gunung berapi yang tampak dekat dan besar, sawahnya yang menghampar hijau memberikan rasa damai dan ketenangan.
Di Bali anda akan menemukan keagungan karya seni dan budaya. Lekuk detail dan simbol-simbol yang seolah lahir dari kreativitas tanpa batas dan terus saja menyempurnakan diri. Bali juga memiliki tariannya yang dramatis dan upacara adat yang beragam, serta seni dan kerajinan tangannya yang indah dan berkualitas. Banyak hal menarik yang ditawarkan pulau eksotis ini, mulai dari kehidupan spiritualnya sampai kuliner dan pengalaman luar biasa, dari surfing, diving sampai tracking di hutan yang menantang keberanian anda. Anda akan menemukan pura indah yang dibangun dengan mengagumkan kemanapun anda menjejakan kaki di pulau magis bermagnet ini.
Berikut adalah 10 tempat wisata di Bali yang saya sarankan untuk dikunjungi:
1. PURA ULUN DANU
Pura ini terletak di dataran tinggi Bedugul Kabupaten Tabanan. Sebuah dataran tinggi yang menjadi daerah wisata unggulan Pulau Balidwipa, nama lain Bali di masa lalu. Di daerah berhawa sejuk ini Anda disajikan pesona keindahan Danau Bratan sekaligus menikmati produk-produk kerajinan dan hasil kebudayaan masyarakat agraris Tabanan.
Terletak di dataran tinggi, menyebabkan tempat ini sangat sejuk dan kadang-kadang di selimuti kabut. Keindahan alam pegunungan dan Danau Beratan yang bersih sangat mempesona, di tengahnya ada sebuah pura Ulun Danu yang merupakan tempat pemujaan kepada Sang Hyang Dewi Danu sebagai pemberi kesuburan. Ini adalah objek wisata yang akan sangat sayang sekali apabila Anda lewatkan saat datang ke Bali. Suasananya di tepi danaunya seolah berada pada zaman silam, kabut perlahan terangkat dari atas danau yang dingin, kemudian pemandangan di baliknya adalah hutan berbukit yang hijau. Sapuan angin pada permukaan danau, mengantarkan riak kecil ketenangan. Ketika mendung datang maka suasana kabut melingkupi pura, menimbulkan kesan magis yang lainnya. Ada ketenangan yang damai dan sulit Anda temukan di tempat lain.
Bedugul tempat Pura Ulun Danu berada itu sebenarnya nama sebuah desa dan bukan nama danau, bukan nama pura, ataupun nama pasar. Anggapan itu muncul karena selain sebagai sebuah desa, dalam sebuah area yang kurang lebih berdiameter 5 km, terdapat beberapa macam tempat yang menarik untuk dikunjungi secara sekaligus sehingga orang kebanyakan menamakannya Bedugul.
Secara lebih tepat, Bedugul adalah nama desanya, sedangkan danaunya bernama Danau Beratan. Danau ini adalah danau terluas kedua setelah Danau Batur yang luas 1.607,5 ha. Sedangkan nama pura-nya adalah Pura Ulun Danu. Pura ini adalah Pura Subak yang disungsung oleh para petani, karena danau Beratan adalah sumber mata air irigasi bagi sawah para petani.
Sebagai salah satu ikon pulau Bali, Anda pasti mengenal pura suci ini, setidaknya dapat melihatnya dari gambar uang kertas Rp. 50.000,-. Pura Ulun Danu Beratan berada di tepi Danau Beratan. Di depan halaman sebelah kiri dari Pura Ulun Danu Beratan terdapat sebuah sarkopagus dan sebuah papan batu yang berasal dari masa tradisi megalitik, sekitar 500 SM. Kedua artefak tersebut sekarang ditempatkan masing-masing di atas babaturan (teras). Diperkirakan bahwa lokasi Pura Ulun Danu Beratan telah digunakan sebagai tempat untuk melaksanakan kegiatan ritual sejak zaman megalitik.
Pura Ulun Danu Beratan ini sudah ada sebelum tahun 1556. Pura Ulun Danu kemudian dibangun oleh Raja Mengwi I Gusti Agung Putu tahun 1633 yang berarsitektur campuran Hindu-Budha dan ditandai dengan stupa Budha. Semenjak pendirian pura tersebut termasyurlah kerajaan Mengwi, dan Ia pun digelari oleh rakyatnya “ I Gusti Agung Sakti”.
2. TANAH LOT
Tanah Lot sebuah objek wisata di Bali yang menawarkan keindahan alam saat matahari terbenam. Keunikan Pura Tanah Lot ialah tempatnya yang terletak di tengah laut kira-kira 300 meter dari bibir pantai, terdapat juga batu karang yang di tengahnya terdapat gua besar.
Di sebelah utara Pura Tanah Lot terdapat sebuah pura yang terletak di atas tebing yang menjorok ke laut. Tebing ini menghubungkan pura dengan daratan dan berbentuk seperti jembatan yang melengkung. Di sini ada dua pura yang terletak di atas batu besar. Satu terletak di atas bongkahan batu dan satunya terletak di atas tebing mirip dengan Pura Uluwatu. Pura Tanah Lot ini merupakan bagian dari pura Dang Kahyangan dan merupakan pura laut tempat pemujaan dewa penjaga laut.
Di bawah dan di sebelah barat terdapat sumber air tawar yang merupakan air suci bagi Umat Hindu. Apabila turun ke pantai antara Pura Tanah Lot dengan tebing, maka pada bulan tertentu akan menyaksikan matahari terbenam dimana bola matahari yang berwarna merah akan tepat berada di lobang tebing, seperti mata yang lelah memandang dunia. Sayangnya pemandangan ini hanya dapat disaksikan pada bulan-bulan tertentu yaitu saat matahari tenggelam condong ke utara.
Pada beberapa lorong tebing karang di sekitar Pura Tanah Lot terdapat ular-ular belang yang jinak dan dipercaya oleh masyarakat setempat sebagai penjaga pura. Di sekitar pura juga terdapat mata air tawar dan dapat dilihat apabila air laut sedang surut. Keberadaan mata air itulah yang menjadi salah satu pertimbangan ketika tempat ini dipilih sebagai lokasi pura tersebut.
Kata Tanah Lot terdiri dari kata “Tanah” yang diartikan sebagai batu karang, “Lot” atau “Lod” berarti laut. Jadi Tanah Lot dimaksudkan yaitu tanah yang ada di tengah laut. Pura Tanah Lot didirikan pada abad ke-15 oleh Pedanda (pendeta) Hindu bernama Bawu Rawuh atau Danghyang Nirartha yang berasal dari Kerajaan Majapahit. Danhyang Niratha dalam perjalanannya untuk menyebarkan agama Hindu dari tanah Jawa pada abad ke-16. Sebelum memberikan petunjuk untuk mendirikan pura di tempat ini, beliau merasakan adanya getaran-getaran kesucian dan mendapatkan kesempurnaan bathin.
Sebagai sebuah obyek wisata, Tanah Lot telah dikelola secara profesional yang dilengkapi dengan fasilitas parkir, toilet, art shop, restoran, hotel, open stage, tourist information centre, dan fasilitas security dan safety. Dengan membayar tiket masuk maka seluruh pengunjung telah dilindungi dengan asuransi kecelakaan. Begitu pula dengan layanan parkirnya, setiap kendaraan yang masuk ke wilayah tanah lot dengan membayar retribusi parkir secara langsung sudah dilindungi dengan asuransi.
3. PURA ULUWATU
Dari
sekian banyak pura-pura Hindu yang Anda ingin kunjungi di Bali, Pura
Luhur Uluwatu pasti salah satunya. Pura ini berada di wilayah Desa
Pecatu, Kecamatan Kuta, Badung. Pura ini berdiri megah di ketinggian 97
meter di atas permukaan laut berpijak pada anjungan batu karang terjal
dan tinggi serta menjorok ke laut, di ujung barat daya pulau Bali.
Lokasi pura ini sangat indah dan
menakjubkan, pengunjung yang datang ke pura ini bukan hanya akan
merasakan suasana religius tapi juga panorama alam semesta hasil
kejaiban Sang Maha Kuasa. Hantaman ombak yang memukul dinding karang
menghasilkan buih-buih putih yang cantik dapat terlihat dari atas
tebing.
Pada awalnya Pura ini digunakan sebagai
tempat memuja seorang pendeta suci dari Abad 11 bernama Empu Kuturan
yang menurunkan ajaran Desa Adat dengan segala aturannya. Pura ini juga
dipakai untuk memuja pendeta suci berikutnya, yaitu Dang Hyang Nirartha,
yang datang ke Bali di akhir tahun 1550 dan mengakhiri perjalanan
sucinya dengan apa yang dinamakan Moksah/Ngeluhur di tempat ini. Kata
inilah yang menjadi asal nama Pura Luhur Uluwatu. Orang Hindu di Bali
menggangap pura ini merupakan Pura Sad Kayangan sebagai penyangga dari 9
mata angin. Kedudukan Pura Luhur Uluwatu berhadap-hadapan dengan Pura
Andakasa, Pura Batur dan Pura Besakih. Karena itu umumnya banyak umat
Hindu sangat yakin di Pura Luhur Uluwatu itulah sebagai media untuk
memohon karunia menata kehidupan di bumi ini.
Sebagai pura yang didirikan dengan
konsepsi Sad Winayaka, Pura Luhur Uluwatu sebagai salah satu dari Pura
Sad Kahyangan untuk melestarikan Sad Kertih (Atma Kerti, Samudra Kerti,
Danu Kerti, Wana Kerti, Jagat Kerti dan Jana Kerti). Sedangkan sebagai
pura yang didirikan berdasarkan Konsepsi Padma Bhuwana, Pura Luhur
Uluwatu didirikan sebagai aspek Tuhan yang menguasai arah barat daya.
Pemujaan Dewa Siwa Rudra adalah pemujaan Tuhan dalam memberi energi
kepada ciptaannya.
Pura ini juga dihuni oleh sekumpulan
monyet yang hilir mudik di dalam kawasan pura yang menarik perhatian
para penggunjung. Konon monyet-monyet ini diyakini sebagai penjaga pura.
Tepat di bawah pura ini terdapat pantai
Pecatu, ombak pantai ini memikat banyak peselancar dari seluruh belahan
dunia, bahkan event internasional seringkali diadakan di sini.
4. GARUDA WISNU KENCANA (GWK)
Inilah karya monumental yang mengagumkan
di tanah Bali. Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana atau sering disingkat
GWK, adalah sebuah taman wisata sekaligus jendela seni dan budaya di
bagian selatan pulau Bali. Terletak di Bukit Unggasan-Jimbaran, Tanjung
Nusa Dua, Kabupaten Badung, kira-kira 40 kilometer di sebelah selatan
Denpasar.
Garuda Wisnu Kencana berada di atas
dataran tinggi batu kapur dan dari sana Anda dapat memandang panorama
kawasan wisata di pesisir selatan Bali yang berlatar belakang
pemandangan alam yang memukau. Berada di ketinggian 126 meter di atas
permukaan tanah atau 263 meter di atas permukaan laut. Di areal taman
budaya ini, direncanakan akan didirikan sebuah landmark Bali,
yakni patung berukuran raksasa Dewa Wisnu yang sedang menunggangi Garuda
setinggi 12 meter. Patung raksasa ini merupakan karya pematung terkenal
Bali, I Nyoman Nuarta. Monumen ini dikembangkan sebagai taman budaya
dan menjadi ikon bagi pariwisata Bali dan Indonesia. Patung Garuda Wisnu
Kencana adalalah perwujudan modern sebuah kebudayaan dan tradisi kuno.
Patung Dewa Wisnu dalam agama Hindu adalah Dewa Pemelihara (Sthiti) yang sedang mengendarai burung Garuda. Sebuah karya yang terinspirasi dari kisah Adi Parwa dalam episode Garuda
tentang rasa bakti dan pengorbanan burung Garuda untuk menyelamatkan
ibunya dari perbudakan. Garuda lalu mengabdi kepada Dewa Wisnu dengan
menjadi alat kendaraannya yang akhirnya dilindungi oleh Dewa Wisnu.
Dewa Wisnu dilambangkan sebagai sumber kebijaksaan dan pemelihara dengan
menunggang burung Garuda yang merupakan simbol kekuatan dan kemakmuran.
GWK adalah simbol kebudayaan yang berbasis keseimbangan alam. Dalam
konsep Tri Murthi di mana Dewa Wisnu bertugas untuk memelihara
alam semesta dan Garuda sebagai kendaraan Dewa Wisnu merupakan simbol
dari pengabdian yang tanpa pamrih. Garuda seringkali dilukiskan memiliki
kepala, sayap, ekor dan moncong burung elang, dan tubuh, tangan dan
kaki seorang manusia. Mukanya putih, sayapnya merah, dan tubuhnya
berwarna keemasan. Ukurannya besar sehingga dapat menghalangi sinar
matahari. Garuda adalah seekor burung mitologis, setengah manusia
setengah burung
Garuda Wisnu Kencana, merupakan mega proyek terbesar di Bali, rencana
pembangunan patungnya setinggi 126 meter dengan lebar bentangan sayap
garuda 66 meter, diperkirakan memiliki berat 4000 tons. Dari total luas
lahan 200 hektar yang direncanakan, sementara terkuasai 100 hektar, dan
total pekerjaan yang selesai hingga saat ini baru sekitar 15 %. Untuk
patungnya baru yang selesai adalah setengah badan Dewa Wisnu, kepala
burung Garuda, dan tangan Dewa Wisnu. Meski baru sebagian kecil
pembuatannya secara jelas Anda akan terkagum-kagum dengan kemegahan dan
keindahannya.
5. DREAMLAND
Mungkin Anda bertanya-tanya sekaligus bingung mengapa pantai ini disebut Dreamland, karena pantai-pantai lainya di Bali menggunakan nama lokal. Menurut cerita, pantai ini dinamakan Dreamland karena di wilayah ini konon akan didirikan proyek pusat wisata terbesar di Asia Tenggara dan juga akan dibangun resor super mewah yang berdampingan dengan wisata alam dan pantai. Dahulu daerah ini adalah daerah tandus dan gersang. Namun sebelum berdiri megah, proyek ini terhenti akibat krisis moneter tahun 1998. Penduduk setempat sangat berharap proyek ini dapat selesai sehingga mereka dapat beralih dari bertani ke bisnis pariwisata, maka mereka menyebut tempat ini sebagai tanah impian (Dreamland) sejak saat itulah kawasan ini dinamankan Dreamland.
Pantai Dreamland terletak di desa Pecatu, kabupaten Badung, beberapa kilometer sebelum Pura Uluwatu dari arah Denpasar. Tebing-tebing yang menjulang tinggi dan celah batu karang yang berukuran besar tampak berdiri kokoh mengelilingi pantai ini. Hamparan pasir putih, ombak berbuih dan batu karang siap menyambut kedatangan Anda di pantai ini.
6. TANJUNG BENOA
Jika Anda mencari wisata air terlengkap di Bali, Tanjung Benoa lah tempatnya. Pantai Tanjung Benoa terletak di ujung timur pulau Bali, masuk dalam wilayah administratif Kecamatan Tanjung Benoa, Kabupaten Badung. Memacu adrenalin Anda dengan memainkan beberapa olah raga air yang menantang menjadi hiburan tersendiri yang sulit untuk dilupakan. Rasakan bagaimana jantung dan suara Anda memekik ketika menaiki banana boat, flying fish, parasailing, jetski dan berlayar. Atau Anda ingin melihat pemandangan bawah laut dengan galss button boat. Tapi jika Anda mendamba olah raga surfing, pantai ini bukanlah tempatnya, karena ombaknya yang cenderung tenang jadi kurang mendukung olah raga yang satu ini.
Sebagai bagian dari Nusa Dua, di Tanjung Benoa juga terdapat beberapa hotel berbintang dengan fasilitas yang megah dan juga penginapan.
Untuk menikmati sarana olah raga air ini, Anda perlu merogoh kocek yang dalam, harganya pun bervariasi antara Rp 150.000 sampai Rp 500.000 untuk pemakaian selama 10-15 menit. Tetapi ketika hari libur dan pengunjung yang padat, durasi permainan akan dikurangi karena banyaknya antrian wisatawan yang ingin mencoba.
Tidak jauh dari Tanjung Benoa terdapat Pulau Penyu, mengapa dinamakan Pulau Penyu karena pulau ini merupakan tempat penangkaran berbagai spesies penyu yang hampir punah. Penangkaran ini sendiri bernama Pudut Sari. Di pulau ini terdapat ratusan ekor penyu berbagai ukuran dan usia. Para penyu di sini diberi rumput laut dan penyu yang terdapat di tempat penangkaran tidak diperjualbelikan.
7. PANTAI PANDAWA
Memang sudah tidak diragukan
lagi jika Pulau Bali menyimpan keindahan yang seakan tidak ada habisnya.
Deretan kegiatan agama dan budaya telah dilengkapi dengan keindahan
bentang alamnya yang memukau terutama pantai.

Nah, apabila Anda sudah mengenal Pantai Kuta atau Pantai Dreamland maka kini perlu menyambangi satu lagi pantai yang begitu elok dan terus dikembangkan menjadi tujuan wisata bahari. Nama pantainya adalah, Pandawa dan kadang dikenal pula dengan nama Pantai Kutuh.

Pantai Pandawa berlokasi di Bali Selatan, tepatnya di Desa Kutuh, Kecamatan Kutu Selatan, Kabupaten Badung, Bali. Dahulu pantai ini dikenal sebagai Secret Beach karena lokasinya yang berada di belakang tebing-tebing tinggi ditumbuhi oleh semak belukar. Pantai yang hanya berjarak sekitar 3 km dari Nusa Dua ini sebenarnya sudah lama dikenal namun karena akses menuju pantai cukup sulit menjadikan pantai ini sepi dari kunjungan wisatawan.
Melihat potensi keindahan yang dimiliki oleh pantai ini, beberapa tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten Badung sudah membuka akses berupa jalan sepanjang kurang lebih 1,5 km menuju pantai yang melewati tebing-tebing kapur tinggi. Kondisi jalanan menuju lokasi pantai ini begitu unik dan megah karena diapit tebing-tebih yang telah dibelah

Nama Pantai Pandawa sendiri diambil dari nama tokoh pewayangan Panca Pandawa. Oleh karena itu, ketika memasuki kawasan pantai, Anda akan disambut oleh patung Pandawa Lima, yaitu: Yudhistira, Bima, Arjuna, Nakula, dan Sadewa. Kelimanya diukir dengan indah dan uniknya patung-patung tersebut disimpan di dalam tebing-tebing kapur. Anda dapat melihat kelima patung tersebut secara bersamaan dan berurutan dari bawah pantai ke arah Barat.

Keindahan pantainya sendiri tidak perlu diragukan lagi. Pesona pasir putihnya terhampar dari ujung ke ujung, airnya jernih dan bersih dan deburan ombaknya mengalun di kejauhan. Harmonisasi berbagai keindahan tersebut siap menentramkan hati Anda.
8. PURA TIRTA EMPUL (TAMPAK SIRING)
Pura Tirta Empul terletak di desa Manukaya Kecamatan Tampaksiring Kabupaten Gianyar - Bali. Pura ini juga merupakan tempat bersejarah karena di beberapa bangunan di pura ini salah satunya didirikan istana kepresidenan yang di bangun pada masa pemerintahan Soekarno di Indonesia. Nama Pura Tirta Empul di ambil dari sumber mata air yang dinamakan Tirta Empul yang apa bila diartikan adalah sebuah air yang menyembur dari tanah. Jadi Tirta Empul adalah air suci yang menyembur keluar dari dalam tanah ( Mata air suci ).
Seperti halnya pura-pura lain di bali, Pura Tirta Empul di bagi menjadi 3 bagian yakni Nista mandala adalah bagian paling luar pura yang bisa juga disebut 'jabe sisi', Madya Mandala adalah bagian tengah pura setelah nista mandala yang biasa juga disebut 'jabe tengah' dan yang terakhir adalah Utama Mandala adalah bagian utama dari pura yang biasa disebut dengan 'jeroan'.
Air yang di pancurkan oleh pancuran ini
cukup dingin dan segar, karena air ini baru saja muncul dari sumber mata
air tanah. Umat hindu yang melakukan ritual pelukatan di kolam ini
terlebih dahulu mempersembahkan sebuah 'canang' yang diletakkan tepat
diatas pancuran yang kemudian di isikan dupa yang telah di hidupkan.
Sembari melakukan pelukatan, umat hindu akan berdoa sesuai keinginannya.
Tak jarang para wisatawan asing juga ikut melakukan ritual tersebut dan
ikut berdoa dengan menyatukan kedua telapak tangannya.
9. JIMBARAN
Siapa yang tak pernah mendengar Pantai Jimbaran? Pantai ini merupakan salah satu pantai favorit wisatawan dari sejumlah pantai indah yang tersebar di pulau bali. Pantai Jimbaran menawarkan suguhan dan nuansa wisata yang berbeda terutama merupakan sentra wisata kuliner di pesisir Selatan Bali. Pantai Jimbaran berada di Desa Jimbaran, Kabupaten Badung, Provinsi Bali. Lokasi kawasan ini berdekatan dengan Pantai Kedonganan yang menjadi pusat pelelangan ikan segar di Bali bagian selatan.
Mengingat Jimbaran dekat dengan pusat pasar ikan maka persediaan ikan segar dan makanan khas laut lainnya melimpah di kawasan tersebut. Hal inilah yang mendorong para pelaku industri mendirikan restoran, warung makan, dan café seafood di tepi laut, baik di Pantai Jimbaran maupun di Pantai Kedongan. Masyarakat lokal turut andil mengelola kawasan Pantai Jimbaran; mereka mengontrakkan tanah di pantai dalam bentuk kapling-kapling kepada pada pengusaha restoran yang ingin membuka bisnis kuliner di sana. Kondisi pantai yang landai dan berpasir putih dengan ombak laut yang relatif tidak begitu besar menjadikan Pantai Jimbaran lokasi yang aman dan tepat untuk usaha kuliner di tepi laut yang indah.

Nah, apabila Anda sudah mengenal Pantai Kuta atau Pantai Dreamland maka kini perlu menyambangi satu lagi pantai yang begitu elok dan terus dikembangkan menjadi tujuan wisata bahari. Nama pantainya adalah, Pandawa dan kadang dikenal pula dengan nama Pantai Kutuh.

Pantai Pandawa berlokasi di Bali Selatan, tepatnya di Desa Kutuh, Kecamatan Kutu Selatan, Kabupaten Badung, Bali. Dahulu pantai ini dikenal sebagai Secret Beach karena lokasinya yang berada di belakang tebing-tebing tinggi ditumbuhi oleh semak belukar. Pantai yang hanya berjarak sekitar 3 km dari Nusa Dua ini sebenarnya sudah lama dikenal namun karena akses menuju pantai cukup sulit menjadikan pantai ini sepi dari kunjungan wisatawan.
Melihat potensi keindahan yang dimiliki oleh pantai ini, beberapa tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten Badung sudah membuka akses berupa jalan sepanjang kurang lebih 1,5 km menuju pantai yang melewati tebing-tebing kapur tinggi. Kondisi jalanan menuju lokasi pantai ini begitu unik dan megah karena diapit tebing-tebih yang telah dibelah

Nama Pantai Pandawa sendiri diambil dari nama tokoh pewayangan Panca Pandawa. Oleh karena itu, ketika memasuki kawasan pantai, Anda akan disambut oleh patung Pandawa Lima, yaitu: Yudhistira, Bima, Arjuna, Nakula, dan Sadewa. Kelimanya diukir dengan indah dan uniknya patung-patung tersebut disimpan di dalam tebing-tebing kapur. Anda dapat melihat kelima patung tersebut secara bersamaan dan berurutan dari bawah pantai ke arah Barat.

Keindahan pantainya sendiri tidak perlu diragukan lagi. Pesona pasir putihnya terhampar dari ujung ke ujung, airnya jernih dan bersih dan deburan ombaknya mengalun di kejauhan. Harmonisasi berbagai keindahan tersebut siap menentramkan hati Anda.
8. PURA TIRTA EMPUL (TAMPAK SIRING)
Pura Tirta Empul terletak di desa Manukaya Kecamatan Tampaksiring Kabupaten Gianyar - Bali. Pura ini juga merupakan tempat bersejarah karena di beberapa bangunan di pura ini salah satunya didirikan istana kepresidenan yang di bangun pada masa pemerintahan Soekarno di Indonesia. Nama Pura Tirta Empul di ambil dari sumber mata air yang dinamakan Tirta Empul yang apa bila diartikan adalah sebuah air yang menyembur dari tanah. Jadi Tirta Empul adalah air suci yang menyembur keluar dari dalam tanah ( Mata air suci ).
Seperti halnya pura-pura lain di bali, Pura Tirta Empul di bagi menjadi 3 bagian yakni Nista mandala adalah bagian paling luar pura yang bisa juga disebut 'jabe sisi', Madya Mandala adalah bagian tengah pura setelah nista mandala yang biasa juga disebut 'jabe tengah' dan yang terakhir adalah Utama Mandala adalah bagian utama dari pura yang biasa disebut dengan 'jeroan'.
Pada bagian Madya Mandala inilah terdapat sebuah kolam persegi panjang
yang memiliki kurang lebih 30 buah pancuran yang berjejer dari timur ke
barat dan menhadap ke selatan
Menurut masyarakat sekitar, setiap pancuran di kolam tirta empul ini memiliki nama tersendiri, diantaranya adalah Pancuran Penglukatan,
Pancuran Pembersian, Pancuran Sudamala dan Pancuran Cetik (Racun). Anda
para wisatawan diperbolehkan untuk ikut menyucikan diri di kolam
pancuran ini, syarat utamanya adalah anda harus mengguanakan 'kamen',
sebuah kain yang di ikatkan di pinggang yang lebih mirib dengan rok
panjang. Kamen ini adalah sebuah sarana persembahyangan yang dipakai
umat hindu untuk dapat memasuki pelataran sebuah pura.
9. JIMBARAN
Siapa yang tak pernah mendengar Pantai Jimbaran? Pantai ini merupakan salah satu pantai favorit wisatawan dari sejumlah pantai indah yang tersebar di pulau bali. Pantai Jimbaran menawarkan suguhan dan nuansa wisata yang berbeda terutama merupakan sentra wisata kuliner di pesisir Selatan Bali. Pantai Jimbaran berada di Desa Jimbaran, Kabupaten Badung, Provinsi Bali. Lokasi kawasan ini berdekatan dengan Pantai Kedonganan yang menjadi pusat pelelangan ikan segar di Bali bagian selatan.
Mengingat Jimbaran dekat dengan pusat pasar ikan maka persediaan ikan segar dan makanan khas laut lainnya melimpah di kawasan tersebut. Hal inilah yang mendorong para pelaku industri mendirikan restoran, warung makan, dan café seafood di tepi laut, baik di Pantai Jimbaran maupun di Pantai Kedongan. Masyarakat lokal turut andil mengelola kawasan Pantai Jimbaran; mereka mengontrakkan tanah di pantai dalam bentuk kapling-kapling kepada pada pengusaha restoran yang ingin membuka bisnis kuliner di sana. Kondisi pantai yang landai dan berpasir putih dengan ombak laut yang relatif tidak begitu besar menjadikan Pantai Jimbaran lokasi yang aman dan tepat untuk usaha kuliner di tepi laut yang indah.
Saat menyambangi kawasan ini akan Anda lihat berderet meja dan kursi tempat para pengunjung menikmati suguhan kuliner dan keindahan pantai. Hidangan olahan khas laut yang ditawarkan cukup beragam mulai dari cara memasak, ukuran, pilihan jenis, maupun rasanya. Ikan, cumi-cumi, lobster, kepiting, kerang, dan udang adalah beberapa sajian menu yang dapat menjadi pilihan. Makanan ini diolah dengan berbagai cara sesuai selera tamu, ada yang dibakar, direbus, digoreng, ditumis, dikukus, atau dipepes menjadi sajian yang menggugah selera.
Berjarak sekira 30 menit berkendara dari ibu kota Provinsi Bali, Denpasar atau sekira 10 menit saja dari Bandara Ngurah Rai, Pantai Jimbaran memang sudah dikenal sebagai salah satu pusat wisata kuliner seafood di pesisir Selatan Bali. Pemandangan pantai yang indah dengan pasir putih yang terhampar sepanjang pesisir adalah latar indah melengkapi waktu Anda menyantap suguhan laut yang lezat. Pemandangan dan suasana di Pantai Jimbaran semakin semarak menjelang Matahari tenggelam. Pemandangan langit yang perlahan berubah warna kemerahan adalah bonus yang dapat dinikmati tanpa membayar. Eksotisme Pantai Jimbaran memang semakin terasa terutama saat Matahari perlahan tenggelam. Meja-meja yang berjajar di tepi pantai mulai diterangi cahaya lilin dan ini jelas akan menambah kesan romantis santap malam Anda di tepi pantai.
Tidak hanya itu, pertunjukkan musik kerap meramaikan suasana makan malam romantis di tepi Pantai Jimbaran. Menikmati sajian makanan khas laut yang lezat di pantai yang indah sambil mendengarkan alunan musik tentunya adalah hal menyenangkan dan jarang ditemukan di tempat lain. Karenanya, Pantai Jimbaran yang letaknya hanya sekitar 5 km dari pantai kuta ini menjadi salah satu tempat yang menarik untuk disambangi. Pantai ini semakin populer sejak kedatangan Lady Diana puluhan tahun silam.
10. KRISNA BALI
Berlibur ke Bali tak
lengkap rasanya jika pulang dengan tangan kosong. Anda harus membawa buah
tangan berupa aneka cenderamata khas Bali. Salah satu lokasi favorit
wisatawan untuk berbelanja adalah di Krisna Oleh-Oleh Bali.
Tempat tersebut adalah pusat
perbelanjaan untuk segala jenis souvenir mulai dari t-shirt, kain
tradisonal, dress, selimut, pernak-pernik, tas, kerajinan perak,
lukisan, ukiran, sepatu dan sandal, dan beragam makanan ringan. Berbeda
dengan Pasar Sukawati atau pasar tradisional lain yang menerima
tawar-menawar, semua souvenir di Krisna Oleh-Oleh Bali memiliki harga
tetap namun terjangkau dan masuk akal.
Di Krisna Nusa Indah, Anda dapat melihat proses pembuatan t-shirt. Namun cabang yang dianggap paling besar dan paling lengkap adalah Krisna Sunset Road. Sementara Rama Krisna yang terletak di Bandara Internasional Ngurah Rai memiliki keunggulan lain, yakni melayani kunjungan 24 jam. Jadi penumpang yang sedang diburu penerbangan tidak perlu khawatir tidak mendapat oleh-oleh.
__________________________________________________________________________________
Wisata ke Bali tidak lah mahal seperti yang anda perkirakan, cukup dengan Rp. 1.900.000,- anda sudah dapat menikmati 10 pesona alam yang saya sebutkan diatas
Harga tersebut sudah termasuk :
- Transport (car, driver, bbm, parking)
- Hotel bintang 3 daerah kuta atau legian
- Breakfast, Lunch dan Dinner
- Tiket - tiket obyek wisata yang di kunjungi sesuai intenery / program tour
- Mineral water selama tour
Harga belum termasuk :
- Tiket performance dance (barong, kecak, dll)
- Tiket activity (water sport, rafting, dll)
Nah apakah sekarang anda berminat berkunjung ke Bali?? jika berminat silahkan hubungi :
0811422545
Pin BB : 5B3389AC
Lihat keindahan Bali melalui video ini



















Invite bb send, di accept ya
BalasHapusSip, uda di app marshella
Hapus